Sejak awal, peternakan ini menerapkan praktik budidaya bebas sangkar. Keputusan ini mengarahkan perusahaan untuk mencari standar internasional dalam manajemen dan kesejahteraan hewan, yang kemudian membawanya ke program Certified Humane®. Kini, peternakan ini sedang mengupayakan sertifikasi untuk telur yang diperuntukkan bagi konsumsi, sebuah tahap yang mencakup ayam petelur ISA Brown yang dibesarkan dalam sistem cage free.
Bergabungnya perusahaan dalam program ini menandai babak baru bagi bisnis ini, yang bertujuan menjadi salah satu yang pertama di kawasan ini dalam memproduksi telur bersertifikat bebas sangkar. Inisiatif ini juga bertepatan dengan perluasan operasional, yang kini mencakup seleksi genetik, inkubasi, dan pemeliharaan unggas untuk daging.
Dalam proses penyesuaian terhadap standar Humane Farm Animal Care (HFAC), Kampung Unggulan Brahrang mengidentifikasi pemeliharaan catatan harian sebagai salah satu tantangan utama. Pencatatan ini mencakup seluruh siklus produksi, mulai dari pemeliharaan hingga masa bertelur, dan memperkuat keterlacakan praktik-praktik yang diterapkan. Penyesuaian juga dilakukan pada praktik manajemen, seperti ruang yang dialokasikan per ekor untuk pemberian pakan dan air minum, serta penyediaan sarang dan tempat bertengger—struktur yang mendorong perilaku alami.
Telur bersertifikat ini akan dijual di supermarket dan hotel di Sumatera Utara. Selain memperluas jangkauan pasarnya, perusahaan ini bertujuan untuk mengedukasi konsumen mengenai sistem cage free dan manfaat uniknya.
Dengan sertifikasi Certified Humane®, Kampung Unggulan Brahrang kini menerapkan standar kesejahteraan hewan yang diakui secara internasional dan dapat diaudit dalam produksi pangan.
From the very beginning, it adopted cage-free farming practices. This decision guided the company’s search for international standards in animal management and welfare and led it to the Certified Humane® program.
Now, it is moving forward with certification for eggs intended for consumption, a phase that includes ISA Brown laying hens raised in a cage-free system.
Joining the program marks a new chapter for the business, which aims to be among the first in the region to produce certified cage-free eggs.
The initiative also coincides with the expansion of the operation, which now includes genetic selection, incubation, and the raising of poultry for meat.
In the process of adapting to Humane Farm Animal Care (HFAC) standards, Kampung Unggulan Brahrang identified maintaining daily records as one of the main challenges.
This record-keeping covers the entire production cycle, from rearing to the laying period, and reinforces the traceability of the practices adopted.
Adjustments were also made to management practices, such as the space allocated per bird for feeding and watering, and the provision of nests and perches—structures that encourage natural behaviors.
The certified eggs will be sold in supermarkets and hotels in North Sumatra. In addition to expanding its market presence, the company aims to educate consumers about the cage-free system and its unique benefits.
With Certified Humane® certification, Kampung Unggulan Brahrang now adopts internationally recognized, auditable animal welfare standards in food production.
| – |
| Telephone | |
| Website |